Daurah Umum: Sosialisasi Dirosah Takhosus Syariah - Ustadz Luthfi Setiawan, M.A., حفظه الله

Daurah Umum: Sosialisasi Dirosah Takhosus Syariah - Ustadz Luthfi Setiawan, M.A., حفظه الله

Ringkasan Singkat

Video ini adalah sosialisasi tentang Dirasah Takhassus Syariah yang diadakan oleh HSI Akademi. Program ini merupakan kelanjutan dari program HSI Akademi sebelumnya, dirancang untuk memberikan pendidikan online tingkat lanjut bagi kader dai dengan kurikulum yang mendalam dan komprehensif. Program ini menawarkan spesialisasi dalam berbagai bidang ilmu keislaman seperti akidah, syariah, hadis, Al-Qur'an, dakwah, dan tarbiyah.

Poin-poin penting:

  • Program Dirasah Takhassus Syariah adalah program lanjutan dari HSI Akademi.
  • Terdapat enam pilihan jurusan (takhasus) yang tersedia, namun untuk saat ini yang baru siap adalah takhasus Syariah.
  • Kurikulum dirancang dengan mengadopsi standar dari Universitas Islam Madinah (UIM) dan disederhanakan dalam bahasa Indonesia.
  • Metode pembelajaran meliputi rekaman video, audio, modul, PPT ringkasan, live session, dan pendampingan langsung.
  • Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan ilmu syar'i yang mendalam dan komprehensif agar dapat berkontribusi dalam dakwah sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Pembukaan [0:00]

Acara dimulai dengan ucapan syukur kepada Allah dan shalawat kepada Rasulullah SAW. Moderator menyambut para peserta dan memperkenalkan Ustadz Lutfi Setiawan, MA. Hafizahullahu Ta'ala, yang akan menyampaikan sosialisasi tentang Dirasah Takhassus Syariah. Moderator juga mengingatkan peserta ikhwan untuk mengaktifkan kamera sebagai adab terhadap ustadz, sementara akhwat tetap menonaktifkan kamera.

Keberkahan Ilmu dan Waktu [1:29]

Ustadz Lutfi memulai dengan menekankan pentingnya mensyukuri nikmat Allah berupa waktu dan kesempatan untuk menuntut ilmu syar'i. Ia menjelaskan bahwa menghabiskan waktu untuk belajar ilmu agama adalah tanda keberkahan umur. Ustadz Lutfi juga menyinggung kemudahan akses terhadap ilmu agama di zaman sekarang dibandingkan dengan masa lalu, berkat adanya teknologi. Ia mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan nikmat ini dan bersungguh-sungguh dalam mempelajarinya, mengamalkannya, dan mendakwahkannya.

Semangat Belajar Para Ulama [10:51]

Ustadz Lutfi memberikan motivasi dengan menceritakan kisah Imam Ahmad yang tetap semangat menuntut ilmu di usia senja. Beliau mengutip perkataan Imam Ahmad, "Aku akan terus bersama pena sampai aku masuk ke liang lahat," yang menunjukkan bahwa belajar tidak mengenal usia. Ustadz Lutfi juga mengkritik anggapan sebagian orang bahwa belajar ilmu agama hanya untuk usia muda saja. Ia menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW baru menerima wahyu di usia 40 tahun dan terus belajar hingga akhir hayat.

Pengenalan Program Dirasah Takhassusiyah [17:47]

Ustadz Lutfi menjelaskan bahwa program Dirasah Takhassusiyah adalah kelas lanjutan dari HSI Akademi, dirancang untuk menjawab antusiasme peserta yang ingin terus belajar dan meningkatkan pemahaman agama mereka. HSI Akademi secara umum adalah pendidikan online tingkat lanjut untuk kader dai, yang membekali ilmu syar'i yang mendalam dan komprehensif dengan kurikulum yang disusun secara profesional. Sistem pembelajaran HSI Akademi menggunakan sistem mulazamah, di mana pelajaran dipelajari secara berurutan dan ada evaluasi setelah setiap pelajaran.

Sistem Pembelajaran dan Live Session [19:32]

Ustadz Lutfi menjelaskan bahwa sistem pembelajaran di HSI Akademi meliputi rekaman video, audio, dan evaluasi. Yang baru adalah adanya live session atau liqo' mubasyir di setiap pelajaran. Live session diadakan empat kali dalam sebulan, terdiri dari tiga kali pertemuan per mata pelajaran dengan ustadz pemateri dan satu kali daurah umum tematik yang dihadiri oleh seluruh mahasantri HSI Akademi. Daurah umum ini diisi oleh asatizah senior dengan tema-tema yang relevan dan menarik.

Jenjang Pembelajaran: Sanah Musytarakah dan Takhassus [24:41]

Ustadz Lutfi menjelaskan bahwa HSI Akademi memiliki dua jenjang pembelajaran, yaitu sanah musytarakah (pembekalan dasar) dan takhassus (spesialisasi). Sanah musytarakah berlangsung selama dua semester (1 tahun) dan mencakup berbagai bidang ilmu seperti akidah, fikih, hadis, dan tafsir. Setelah itu, peserta dapat memilih salah satu dari enam jurusan takhassus yang tersedia, yaitu akidah, syariah, hadis, Al-Qur'an, dakwah, dan tarbiyah. Setiap jurusan takhassus berlangsung selama dua semester (1 tahun).

Kurikulum Takhassus dan Standar UIM [29:42]

Ustadz Lutfi menjelaskan bahwa standar kurikulum HSI Akademi mengadopsi penuh dari Universitas Islam Madinah (UIM), baik dari segi sistem, kurikulum, maupun pengajar. Kurikulum disederhanakan dalam bahasa Indonesia agar mudah dipahami tanpa menghilangkan esensi keilmuan aslinya. Materi pembelajaran meliputi modul (pedoman pembelajaran) dan PPT ringkasan.

Pilihan Takhassus dan Persyaratan Pendaftaran [33:46]

Ustadz Lutfi menjelaskan bahwa untuk saat ini, takhassus yang baru siap diluncurkan adalah takhassus syariah. Ia memohon maaf karena belum bisa menyediakan keenam-enamnya karena keterbatasan SDM dan waktu. Ustadz Lutfi juga menjelaskan persyaratan pendaftaran untuk takhassus syariah. Untuk peserta dari AK1, mereka dapat langsung mendaftar tanpa perlu ujian. Untuk peserta dari AK2, mereka disyaratkan memiliki ijazah pesantren atau kampus yang sederajat yang membuktikan bahwa mereka sudah pernah belajar fikih dasar. Untuk pendaftar dari luar HSI Akademi, mereka juga harus memiliki ijazah yang sederajat.

Pengajar dan Keunggulan HSI Akademi [59:32]

Ustadz Lutfi menjelaskan bahwa pengajar HSI Akademi terdiri dari lebih dari 40 calon doktor dari berbagai bidang ilmu. Asatizah live session diisi oleh asatizah profesional yang sedang atau telah menempuh program doktoral di Universitas Islam Madinah. Asatizah daurah umum diisi oleh asatizah senior dengan tema-tema tematik tertentu. Keunggulan utama HSI Akademi adalah standar kurikulum yang mengadopsi penuh dari UIM, spesialisasi dalam enam takhassus, materi yang sederhana dan praktis dalam bahasa Indonesia, serta sistem belajar yang terstruktur.

Visi Besar HSI Akademi [1:05:24]

Ustadz Lutfi menyampaikan visi besar HSI Akademi, yaitu untuk terus mengembangkan kurikulum lain seperti tarikh, bahasa Arab, haji dan umrah, serta ilmu kewanitaan. Ia juga berharap agar ijazah HSI Akademi dapat diakui oleh negara. Selain itu, ia juga berharap agar HSI Akademi dapat menjadi penyalur guru yang kompeten dan go internasional.

Sesi Tanya Jawab [1:09:04]

Sesi tanya jawab membahas berbagai pertanyaan terkait kurikulum, persyaratan pendaftaran, sistem pembelajaran, dan prospek HSI Akademi ke depan. Ustadz Lutfi menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan jelas dan detail.

Nasihat dan Penutup [1:28:56]

Sebagai penutup, Ustadz Lutfi memberikan nasihat kepada para peserta untuk terus semangat belajar dan berdakwah sesuai dengan kapasitas masing-masing. Ia menekankan bahwa berdakwah tidak harus selalu di atas mimbar, tetapi bisa dilakukan di media sosial atau di tengah keluarga. Ustadz Lutfi juga memotivasi para peserta dengan menceritakan pengalamannya menangani program HSI Akademi dan melihat semangat belajar dari para peserta AK1. Acara ditutup dengan doa kaul majelis.

Watch the Video

Date: 5/12/2026 Source: www.youtube.com
Share

Stay Informed with Quality Articles

Discover curated summaries and insights from across the web. Save time while staying informed.

© 2024 BriefRead