Why Your Continuations Fail (Order Blocks + CISD Explained)

Why Your Continuations Fail (Order Blocks + CISD Explained)

Ringkasan Singkat

Video ini membahas mengapa kelanjutan (continuations) dalam trading sering gagal dan bagaimana cara menghindarinya. Tiga alasan utama kegagalan kelanjutan adalah:

  • Pembentukan konsolidasi dan bukan pembalikan berbentuk V yang ideal.
  • Kelanjutan terbentuk saat harga menembus high atau target jangka pendek.
  • Target timeframe yang lebih tinggi telah tercapai.

Video ini juga memberikan contoh-contoh praktis di TradingView dan Twitter untuk mengilustrasikan poin-poin tersebut.

  • Identifikasi konsolidasi untuk menghindari false signal.
  • Tunggu konfirmasi tambahan setelah menembus high atau low.
  • Hindari trading setelah target timeframe tinggi tercapai.

Intro [0:00]

Video ini membahas alasan mengapa kelanjutan (continuations) dalam trading sering gagal. Video ini akan menjelaskan berbagai skenario kegagalan kelanjutan, cara memperbaikinya, dan hal-hal yang perlu diwaspadai saat mencari entry.

PDF [0:24]

Untuk mencari kelanjutan yang ideal, trader harus memahami skenario ideal yang dicari, yaitu pembalikan berbentuk V yang agresif. Ketika harga mencapai fair value gap atau menembus low, pemulihan cepat kembali ke dalam range, melewati serangkaian candle downclose, menunjukkan bahwa harga memiliki niat untuk bergerak lebih tinggi. Kelanjutan seperti ini dapat dipercaya untuk ditradingkan.

Alasan 1 Contoh [4:10]

Alasan pertama kegagalan kelanjutan adalah ketika harga tidak membentuk pemulihan berbentuk V yang ideal dan gagal mengubah state of delivery, melainkan membentuk konsolidasi. Penutupan harga di atas level konsolidasi sering kali merupakan manipulasi dari range konsolidasi tersebut, yang kemudian bergerak ke sisi lain. Untuk menghindari skenario ini, trader harus menunggu untuk melihat apakah harga membentuk kelanjutan baru dari high tersebut atau gagal dan kembali melintasi range. Jika gagal, trader dapat mencari peluang trading dari swing point di low karena low dimanipulasi untuk bergerak lebih tinggi.

Alasan 2 Contoh [11:14]

Alasan kedua adalah kelanjutan terbentuk bersamaan dengan penembusan high dalam range atau target jangka pendek tercapai. Meskipun ada sweep low dan penutupan harga melewati serangkaian candle downclose yang membentuk kelanjutan, penembusan high pada saat yang sama dapat menyebabkan pembalikan atau fase harga baru, yang berpotensi mengenai stop-loss. Untuk mengatasinya, trader harus menunggu konfirmasi tambahan, seperti kelanjutan lain setelah penembusan high, yang menghormati fair value gap atau candle yang berlawanan. Jika harga tidak menghormati candle tersebut dan malah menembus low, trader dapat menggunakan low tersebut sebagai point of interest yang baru, karena range konsolidasi telah menembus high dan low.

Blending Solusi 1 dan 2 [17:38]

Solusi untuk alasan pertama dan kedua dapat digabungkan. Setelah ekspansi di atas high, trader menunggu kelanjutan. Jika harga menutup di atas serangkaian candle downclose tetapi kesulitan untuk melakukannya dan juga menembus high, ini menunjukkan konsolidasi dan penembusan high jangka pendek. Dalam skenario ini, trader harus menunggu penembusan high dengan kelanjutan baru atau manipulasi untuk menembus low dan kemudian trading kembali lebih tinggi.

Twitter Contoh [23:53]

Contoh dari Twitter menunjukkan kegagalan kelanjutan meskipun ada pembalikan berbentuk V dan fair value gap. Harga membutuhkan waktu terlalu lama untuk menutup di bawah level tersebut, yang mengindikasikan konsolidasi. Setelah harga menembus low, manipulasi terjadi, dan harga bergerak ke arah yang berlawanan. Contoh lain dari Twitter menunjukkan bahwa meskipun ada pergerakan cepat melewati level, penembusan high terjadi pada saat yang sama. Dalam model fraktal, trader menunggu penutupan candle berikutnya pada timeframe yang lebih tinggi. Jika tidak ada kelanjutan yang terbentuk dari area fair value gap, harga akan turun lebih rendah.

Alasan 3 Contoh [28:08]

Alasan ketiga adalah target timeframe yang lebih tinggi telah tercapai. Setelah harga mencapai target timeframe yang lebih tinggi, banyak trader mengalami FOMO dan mencoba masuk setelah melihat kelanjutan baru, tetapi sering kali terkena stop-loss. Ketika target timeframe yang lebih tinggi tercapai, harga dapat membentuk fase baru. Oleh karena itu, trader harus menghindari skenario ini dan menyadari bahwa tidak semua pergerakan harus ditangkap.

Outro [29:02]

Video ini menekankan pentingnya mempraktikkan identifikasi kelanjutan yang berhasil dan yang gagal pada chart dan menyesuaikannya dengan model trading masing-masing. Meninjau jurnal trading untuk mengidentifikasi trade yang dapat dihindari kerugiannya dengan memahami konsep-konsep ini sangat disarankan.

Watch the Video

Date: 5/6/2026 Source: www.youtube.com
Share

Stay Informed with Quality Articles

Discover curated summaries and insights from across the web. Save time while staying informed.

© 2024 BriefRead